Ia menyebut pasar modal sebagai barometer tercepat kepercayaan. “Pasar modal itu is the fastest way to express confidence in the market,” imbuh dia.
Karena itu, ia mendorong regulator untuk bersikap tegas dan lugas dalam menyampaikan arah kebijakan. “Kami encourage the regulator to be firm in communicating,” tutur Pandu.
Lebih jauh, Pandu menilai dinamika ini sebagai cermin bahwa Indonesia tidak bisa terus berada di zona nyaman. Ia mengingatkan bahwa kompetisi pasar modal bersifat global.
Pasar modal Indonesia perlu berhenti membandingkan diri dengan pasar yang lebih kecil.
“Kompetisi kita itu bukan negara tetangga. Forget it. Kompetisi kita harus India, harus Hong Kong. You have to compete globally,” katanya.