Amblesnya performa saham SRAJ terjadi di tengah keuangan emiten yang sedang ‘boncos’ di semester I-2022.
Ditelisik dari laporan keuangannya pada periode tersebut, pendapatan bersih SRAJ turun hingga minus 12,35 persen secara year on year (yoy). Adapun pendapatan bersih yang diperoleh di semester I-2022 mencapai Rp900,17 miliar.
Tak hanya mengalami penurunan pendapatan, SRAJ juga membukukan rugi bersih sebesar Rp23,99 miliar di periode ini. Padahal, sebelumnya emiten yang bergerak di sektor kesehatan ini masih membukukan laba bersih hingga Rp155,17 miliar pada semester I-2021.
Merosotnya keuangan SRAJ disebabkan oleh berbagai segmen pendapatan yang mengalami penurunan di semester I-2022.
Adapun penurunan pendapatan secara signifikan terjadi di segmen pemeriksaan medis yang mencapai minus 56,28 persen menjadi Rp6,48 miliar.