AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Emiten Tambang Positif Sampai Akhir Tahun, Bagaimana dengan ADRO dan PTBA

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Jum'at, 22 Oktober 2021 07:14 WIB
Prospek emiten pertambangan batu bara diprediksi masih akan tumbuh positif hingga akhir tahun.
Emiten Tambang Positif Sampai Akhir Tahun, Bagaimana dengan ADRO dan PTBA. (Foto: MNC Media)
Emiten Tambang Positif Sampai Akhir Tahun, Bagaimana dengan ADRO dan PTBA. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Prospek emiten pertambangan batu bara diprediksi masih akan tumbuh positif hingga akhir tahun. Hal ini terjadi karena kebutuhan sumber energi khususnya batu bara semakin meningkat.

Praktisi Pasar Modal, Kefas Evander, memandang batu bara masih dibutuhkan baik di dalam negeri hingga mancanegara, kendati ada intervensi China yang berusaha mengontrol kenaikan harga dengan menggenjot produksi besar-besaran.

"Kalau kita lihat batu bara ini kan sumber energi untuk pembangkit listrik, dan dunia saat ini sedang menghadapi urusan krisis energi di mana kebutuhan energi sangat tinggi di beberapa wilayah baik Eropa, Asia dan lainnya, mau tidak mau dibutuhkan batu bara untuk menunjang hal itu," kata Kefas dalam program 2nd Session Closing, Kamis (21/10).

Beberapa hari terakhir, harga batu bara dunia sempat mengalami koreksi mengingat reli yang cukup tajam pada waktu sebelumnya.

Kefas meyakini prospek emiten batu bara masih positif dan cenderung mengalami tren penguatan.

"Outlook sampai akhir tahun menurut saya masih positif, masih bullish juga, mengingat negara Eropa juga memasuki musim dingin," lanjutnya sembari memperingkatkan investor untuk waspada terhadap koreksi lanjutan.

"Biasanya di kuartal keempat harga batu bara cenderung bullish, cuma mengingat harga batu bara yang sudah terlalu tinggi, buat yang baru mau ambil posisi cukup hati-hati mengingat harganya yang sudah tinggi," terangnya.

Berikut rekomendasi saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

1. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

Pada sesi sebelumnya, ADRO ditutup merosot (-5,39%) di 1755. Investor asing juga masih mencatatkan akumulasi pembelian bersih sebesar Rp71,45 miliar.

Untuk jangka menengah, ADRO dinilai masih berpotensi menguat pada perdagangan hari ini.

"Outlook ADRO masih positif, perhatikan titik supportnya di area 1720, boleh ambil posisi untuk trading buy on weakness. Untuk jangka menengah, ADRO masih bullish," tuturnya.

2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

PTBA ditutup turun (-3,55%) di 2720 pada sesi sebelumnya. Investor asing masuk sebesar Rp26,85 miliar (all market).

"Untuk PTBA, perhatikan supportnya ada di 2660. Penurunan hari ini masih wajar. Secara jangka panjang dan menengah, posisi PTBA juga uptrend," tambahnya.

Secara jangka pendek, Kefas meminta investor waspada akan potensi koreksi lanjutan dengan memperhatikan titik supportnya jika ingin melakukan pembelian.
 
(TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD