AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Gandeng Masyarakat Ekonomi Syariah, BEI Akan Luncurkan IDX-MES BUMN 17

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 07 April 2021 19:58 WIB
Peluncuran Indeks baru ini rencananya akan dilakukan 29 April 2021.
Peluncuran Indeks baru ini rencananya akan dilakukan 29 April 2021.

IDXChannel - Dalam waktu dekat Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan indeks saham syariah baru. Nantinya indeks ini akan menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dengan nama IDX-MES BUMN 17.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi menjelaskan, IDX-MES BUMN 17 nantinya akan berisi 17 saham-saham terbaik BUMN yang masuk dalam kategori efek syariah 

"Insya Allah pengumumannya sudah kita lakukan di 29 Maret lalu karena tepat satu bulan setelahnya di tanggal 29 April 2021 kita berencana bersama MES nanti akan meluncurkan indeks baru ini," ujar Hasan dalam acara Edukasi Wartawan dengan tema 1 Dekade Kebangkitan Pasar Modal Syariah secara virtual, Rabu (7/4/2021).

Hasan berharap, indeks baru yang akan melengkapi tiga indeks syariah lainnya akan disambut baik terutama oleh para pengelola dana, manajer investasi dan investor untuk menjadikan indeks ini sebagai alternatif investasi syariah di luar yang ada saat ini.

"Mudah-mudahan ke depannya akan banyak reksa dana atau produk ITF baru yang nanti basisnya berlandaskan indeks baru ini," kata dia.

Dia menyebut, saham yang akan masuk IDX-MES BUMN 17 adalah 17 saham teratas baik dari sisi market size maupun likuiditasnya. Di samping itu juga saham-saham yang terseleksi tidak ada catatanvakan kewajaran transaksi dan tidak ada catatan dari sisi fundamental performa.

Mengenai indeks saham syariah ke depan, BEI saat ini sedang mengolah indeks syariah yang baru khususnya indeks tematik. BEI ke depannya tetap merencanakan untuk melihat potensi menerbitkan satu indeks syariah yang baru yang bertema ESG.

"Jadi, nanti melengkapi ESG Leaders Index kita ingin memberi waktu dulu ke indeks baru yang diluncurkan tahun lalu itu dan nanti ke depan kita ingin ada ESG Syariah Leaders Index untuk melengkapi pilihan alternatif investasi yang berbasis saham syariah," ucapnya. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD