Langkah ini juga menyoroti krisis utang Venezuela, yang merupakan salah satu kasus gagal bayar utang pemerintah terbesar di dunia dan masih belum terselesaikan hingga kini.
Beberapa jam setelah penangkapan pemimpin Venezuela, Trump mengatakan perusahaan minyak AS siap menggelontorkan miliaran dolar untuk memulihkan produksi minyak mentah Venezuela, yang berpotensi mendorong pertumbuhan global karena pasokan yang lebih besar akan menekan harga energi.
Harga minyak sempat naik di atas USD62 per barel pada Desember, ketika AS memblokir kapal tanker yang dikenai sanksi agar tidak masuk atau keluar dari Venezuela, tetapi sejak itu relatif stabil di kisaran USD60–61 per barel.
(NIA DEVIYANA)