Kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian naik 0,96 persen, sementara kontrak minyak sawit menguat 0,78 persen. Di Chicago Board of Trade (CBOT), harga minyak kedelai naik 1,43 persen.
Harga minyak sawit umumnya bergerak mengikuti pergerakan minyak nabati lain karena bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Sementara itu, harga minyak mentah melonjak lebih dari 2 persen setelah militer AS melancarkan serangan udara terhadap Iran dan kembali menjatuhkan sanksi atas penjualan minyak mentah negara tersebut.
Langkah itu memicu kekhawatiran gencatan senjata yang rapuh mulai runtuh dan pasokan minyak dari Timur Tengah kembali berisiko terganggu.
Kenaikan harga minyak mentah juga membuat minyak sawit lebih menarik sebagai bahan baku biodiesel.