Iran, yang sebelumnya membalas setiap serangan malam hari AS dengan melancarkan serangan ke negara-negara tetangga yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat, juga tercatat tidak melakukan serangan selama dua hari terakhir.
Pejabat Iran yang enggan disebutkan namanya mengatakan posisi Teheran tetap berpegang pada prinsip ‘serangan dibalas dengan serangan’.
Menurutnya, apabila serangan dihentikan, Iran juga akan menghentikan operasinya. Pesan tersebut, kata dia, telah disampaikan kepada pemerintah AS.
Di sisi lain, Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mike Waltz, mengatakan kepada program Fox News Sunday dan sejumlah media AS bahwa Presiden Trump memutuskan menghentikan sementara serangan untuk memberi ruang bagi upaya diplomasi.
"Dia memberi kesempatan bagi perundingan, memberi sedikit ruang bagi diplomasi," ujar Waltz tanpa memberikan rincian lebih lanjut.