Tekanan tambahan datang dari pemangkasan proyeksi kesehatan korporasi Eropa.
Namun, Kepala Eksekutif Saudi Aramco, Amin Nasser, menyatakan prediksi kelebihan pasokan minyak global sangat dibesar-besarkan, mengingat pertumbuhan permintaan masih kuat dan persediaan minyak dunia relatif ketat.
Harga minyak berjangka juga memperpanjang pelemahan setelah data menunjukkan lonjakan persediaan minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan.
Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan perusahaan energi menambah 3,6 juta barel minyak mentah ke dalam stok pada pekan yang berakhir 16 Januari.
Angka ini jauh melampaui perkiraan analis sebesar 1,1 juta barel dan juga lebih tinggi dari laporan American Petroleum Institute (API) sebesar 3,0 juta barel.
EIA dan API merilis laporan tersebut sehari lebih lambat dari biasanya karena libur Martin Luther King Jr. Day di AS pada Senin. (Aldo Fernando)