AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Hati-Hati! Ini Cara Menghindari Investasi Bodong

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 25 Juni 2021 16:45 WIB
Hingga April 2021 lalu, Satgas Waspada Investasi atau SWI menemukan adanya sejumlah investigasi ilegal di Indonesia.
Hati-Hati! Ini Cara Menghindari Investasi Bodong. (Foto: MNC Media)
Hati-Hati! Ini Cara Menghindari Investasi Bodong. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Investasi illegal atau investasi bodong hingga saat ini masih ramai beredar. Pasalnya, hingga April 2021 lalu, Satgas Waspada Investasi atau SWI menemukan adanya sejumlah investigasi ilegal di Indonesia. Jumlahnya mencapai 26 kegiatan usaha tanpa izin dan memiliki potensi membuat rugi masyarakat.

Sejatinya, berinvestasi adalah pilihan tepat jika anda ingin mencari keuntungan, namun perlu diketahui yang dimaksud Investasi Bodong adalah bentuk investasi yang tidak memiliki izin dan skema jelas dan perlu hati-hati dicermati agar tidak menjadi korban. 

Dengan demikian, berikut sejumlah cara menghindari investasi bodong yang dikutip berbagai sumber, pada Jumat (25/6/2021):

1. Pastikan Memiliki Izin Yang Jelas

Untuk menghimpun dana dari masyarakat diperlukan izin khusus dari pemerintah. Bila tidak terdaftar dan tidak memiliki izin dari OJK, sebaiknya hindari untuk investasi.

Apabila perusahaan tersebut menawarkan investasi berjangka atau komoditi maka sebaiknya Anda mengecek izinnya di BAPPEBTI. Jika tidak terdaftar dan tidak memiliki izin, sebaiknya Anda tidak menginvestasikan uang Anda di sana.

2. Apakah Imbal Hasil Yang Diberikan Realistis

Semakin tinggi imbal hasil yang ditawarkan, tentunya resiko dari investasi juga semakin tinggi. Bila ada perusahaan investasi yang berani memberikan bunga sangat tinggi, sebaiknya Anda waspada.

3. Cek Rekam Jejak Perusahaan

Internet memudahkan kita untuk mengecek rekam jejak perusahaan. Anda bisa melakukan penelusuran lewat google mengenai testimonial pelanggan yang sudah pernah investasi di perusahaan tersebut.

4. Pelajari Bagaimana Perusahaan Mengelola Dana Investasi

Pelajari lebih dalam bagaimana perusahaan tersebut mengelola dana investasinya. Bila perusahaan tersebut terkesan menutupi dan berbelit-belit dalam menerangkannya Anda perlu curiga.

5. Hindari FOMO (Fear of Missing Out)

Jangan terbawa arus dengan mengikuti apa kata orang lain. Bila ingin berinvestasi, lebih baik pelajari produk investasi tersebut lebih dalam, jadi tidak terjebak oleh tren produk investasi orang-orang di sekitar Anda. Jangan takut dianggap ketinggalan. Jangan sampai karena memilih suatu produk investasi karena orang lain juga investasi di sana. Bila merugi, Anda sendirilah yang menanggung kerugian.

6. Memiliki Rencana Investasi Yang Jelas

Agar terhindar dari investasi bodong, Anda harus memiliki rencana investasi yang jelas terlebih dahulu. Tujuan keuangannya jelas untuk apa. Instrumen investasinya juga harus jelas seperti apa. Memilih instrumen investasi harus sesuai profil resiko. Bila sudah memiliki rencana investasi yang jelas, Anda tidak akan mudah tergoda dengan investasi bodong. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD