Meski demikian, Michael menyoroti sejumlah saham yang dinilai memiliki potensi teknikal dan sentimen positif dalam waktu ke depan.
“Beberapa yang saya soroti seperti RAJA, yang berpotensi menembus angka Rp8.000,” ujarnya.
Selain itu, ia juga melihat peluang lanjutan pada saham sektor energi lainnya. “DEWA berpotensi menembus angka Rp1.000,” kata Michael.
Untuk saham berbasis mineral, Michael menilai prospek MBMA juga cukup menarik, dengan target kenaikan di level Rp900.
Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas menilai ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan perdagangan global masih menjadi risiko utama bagi pasar keuangan sepanjang 2026.