Dari sisi teknikal, level USD91,00 dinilai sebagai area support kuat yang terbentuk sejak pertengahan pekan lalu.
Sementara itu, level USD96,00 menjadi level resistance psikologis yang cukup solid, meski tetap berpotensi ditembus apabila terjadi eskalasi konflik lebih lanjut.
Dengan kombinasi faktor geopolitik dan ketidakpastian pasokan, arah harga minyak dalam waktu dekat diperkirakan tetap sensitif terhadap perkembangan negosiasi antara AS dan Iran serta dinamika di Selat Hormuz. (Aldo Fernando)