Direktur Utama PT Prodia Diagnostic Line Tbk, Cristina Sandjaja, mengatakan IPO menjadi tonggak penting dalam perjalanan bisnis perseroan sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjadi bagian dari ekosistem layanan kesehatan di Indonesia.
"Dana yang diperoleh melalui IPO akan menjadi langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan usaha serta memperkuat kontribusi perseroan dalam mendukung pengembangan industri alat kesehatan nasional," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu (8/7/2026).
Sementara itu, Direktur Utama PT Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek, menyatakan tingginya minat investor terhadap IPO PRDL menunjukkan bahwa perusahaan dengan fundamental yang dinilai solid masih mendapat perhatian di pasar modal.
"Pencatatan saham PRDL diharapkan dapat menjadi momentum positif bagi perseroan sekaligus mendukung perkembangan pasar modal Indonesia melalui kehadiran emiten-emiten baru yang berkualitas," jelasnya.
Sekadar informasi, sepanjang 2025 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp74,4 miliar, meningkat 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih juga tumbuh 70,7 persen menjadi Rp16,9 miliar, sedangka EBITDA meningkat 66,9 persen menjadi Rp29,2 miliar, mencerminkan penguatan profitabilitas dan efisiensi operasional.
(Shifa Nurhaliza Putri)