IDXChannel – Sektor perkebunan masih menghadapi tekanan akibat perubahan kebijakan ekspor minyak sawit mentah (CPO) Indonesia yang berdampak pada arus perdagangan regional.
Namun, Indo Premier Sekuritas menilai prospek sektor sawit mulai membaik seiring kekhawatiran terhadap kebijakan single desk ekspor PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) yang mulai mereda.
Dalam riset yang diterbitkan pada 17 Juni 2026, analis Indo Premier Sekuritas Halima Yefany dan Aurelia Barus menyebut penurunan ekspor CPO Malaysia pada Mei 2026 bukan disebabkan oleh pelemahan permintaan, melainkan akibat melebarnya diskon harga CPO Indonesia.
Produksi minyak sawit Malaysia tercatat mencapai 2,2 juta ton pada Mei 2026, turun 8 persen secara bulanan (month-to-month/mom).
Dengan demikian, produksi sepanjang lima bulan pertama 2026 mencapai 11 juta ton, naik 2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).