Memasuki 2026, RMKO menargetkan pertumbuhan yang lebih agresif dengan memperkuat sinergi bersama RMKE di segmen pertambangan dan logistik batu dibara.
Perseroan membidik peningkatan volume TLS menjadi 3,6 juta ton serta volume angkutan melalui hauling road hingga 1,8 juta ton pada tahun ini. Target tersebut sejalan dengan bertambahnya jumlah klien yang memanfaatkan infrastruktur hauling road RMKE.
William optimistis bahwa RMKO akan semakin matang secara operasional setelah melewati fase investasi besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir. Dengan struktur bisnis yang lebih solid dan permintaan pasar yang relatif terjaga, perseroan menilai peluang pertumbuhan jangka menengah tetap terbuka.
(Shifa Nurhaliza Putri)