AALI
8000
ABBA
610
ABDA
0
ABMM
1255
ACES
1315
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2390
ADHI
675
ADMF
7675
ADMG
210
ADRO
1350
AGAR
398
AGII
1730
AGRO
2490
AGRO-R
0
AGRS
256
AHAP
57
AIMS
436
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
640
AKRA
3560
AKSI
420
ALDO
625
ALKA
228
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.33
0.03%
+0.14
IHSG
6060.55
-0.16%
-9.49
LQ45
823.53
0.06%
+0.48
HSI
25956.22
-0.02%
-4.81
N225
27761.68
1.75%
+478.09
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
844,281 / gram

Lakukan Restrukturisasi Internal, ERAA Tambah Modal Rp109,25 M ke Era Prima

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 14 Juni 2021 11:06 WIB
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) telah melakukan transaksi afiliasi penyertaan modal pada anak usahanya yaitu PT Era Prima Indonesia (EPI).
Lakukan Restrukturisasi Internal, ERAA Tambah Modal Rp109,25 M ke Era Prima. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) telah melakukan transaksi afiliasi penyertaan modal pada anak usahanya yaitu PT Era Prima Indonesia (EPI) pada tanggal 9 Juni 2021. Emiten perdagangan ponsel ini menambah modal anak usahanya sebanyak Rp109,25 miliar.

"Pemegang saham EPI telah menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari Rp29,27 miliar menjadi Rp109,25 miliar atau sebesar Rp79,98 miliar dengan cara menerbitkan 79.980 lembar saham baru dalam EPI, masing-masing saham dengan nilai nominal Rp1 juta yang seluruhnya diambil bagian oleh ERAA," tutur Head of Legal & Corporate Secretary ERAA, Amelia Allen, pada keterbukaan informasi BEI, Jumat (11/6/2021).

Sekadar informasi, EPI adalah Perusahaan Terkendali ERAA dengan kepemilikan saham sebesar 99% sehingga transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sesuai POJK nomor 42/POJK.04/2020.

"Keputusan tersebut berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar EPI No. 98 tanggal 9 Juni 2021," lanjut Amelia.

Dengan demikian, Struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham EPI sesudah Transaksi adalah sebanyak 109.253 lembar saham dimiliki ERAA senilai Rp109,25 miliar atau setara dengan 99,99% dan Budiarto Halim sebanyak 2 lembar saham senilai Rp2 juta atau setara dengan 0,01%.

"Tujuan dari transaksi tersebut adalah restrukturisasi internal dengan tujuan untuk efisiensi bisnis dan kepemilikan saham di dalam grup ERAA," pungkasnya. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD