sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Masuk Fase Transisi, Harga Batu Bara Masih Topang Kinerja ADRO

Market news editor Desi Angriani
20/12/2025 18:00 WIB
ADRO berada dalam fase transisi bisnis menyusul divestasi sebagian aset batu bara termal pada 2024.
Masuk Fase Transisi, Harga Batu Bara Masih Topang Kinerja ADRO (Foto: dok ADRO)
Masuk Fase Transisi, Harga Batu Bara Masih Topang Kinerja ADRO (Foto: dok ADRO)

Untuk batu bara metalurgi, permintaan global pada 2026 diproyeksikan relatif stabil di kisaran 385-390 juta ton, dengan peningkatan impor dari India yang mengimbangi perlambatan awal dari China. Harga batu bara metalurgi bergerak di rentang USD170-USD200 per ton, dengan potensi kenaikan yang terbatas.

Sementara itu, harga batu bara termal global diperkirakan bertahan di kisaran USD105-USD120 per ton. Risiko kenaikan dapat muncul jika permintaan Asia tetap kuat atau terjadi gangguan pasokan, sedangkan risiko penurunan berasal dari percepatan transisi energi global. 

Di dalam negeri, asosiasi industri memproyeksikan harga batu bara Indonesia tetap relatif stabil pada 2026, meski sangat bergantung pada dinamika global, kebijakan pemerintah, serta faktor cuaca dan logistik.

Untuk tahun buku 2025, Phintraco Sekuritas memproyeksikan pendapatan ADRO mencapai USD1,96 miliar, turun 5,9 persen YoY, mencerminkan fase normalisasi setelah tekanan kinerja pada 2024.  

Kendati demikian, biaya pendapatan diperkirakan tetap terkendali di sekitar USD1,25 miliar, sehingga menghasilkan laba kotor sebesar USD702 juta dengan margin kotor yang solid di level 35,8 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement