sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mengintip Prospek Saham Konglomerat di 2026, Masih Bakal Hot?

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
02/01/2026 07:12 WIB
Saham-saham konglomerat menjadi motor reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2025. Bagaimana prospeknya di 2026?
Mengintip Prospek Saham Konglomerat di 2026, Masih Bakal Hot? (Foto: Freepik)
Mengintip Prospek Saham Konglomerat di 2026, Masih Bakal Hot? (Foto: Freepik)

Sejumlah saham milik kelompok usaha besar mencatatkan kinerja spektakuler dan turut mengerek indeks secara signifikan.

Saham data center milik Toto Sugiri dan Anthoni Salim PT DCI Indonesia Tbk (DCII) melesat 375,06 persen secara year to date (YtD), dengan harga terakhir mencapai Rp200.000 per saham dan kapitalisasi pasar sekitar Rp476 triliun.

Dari sektor energi dan sumber daya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatat kenaikan 172,97 persen sepanjang 2025, dengan harga saham bertengger di Rp101.000 dan kapitalisasi pasar mencapai Rp778 triliun. Pergerakan emiten Grup Sinarmas menegaskan dominasi emiten-emiten konglomerasi dalam menggerakkan indeks.

Reli tajam juga terlihat pada saham afiliasi konglomerat lain, yakni Grup Barito milik Prajogo Pangestu, seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melonjak 255,43 persen hingga ke level Rp3.270, serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang menguat 110,43 persen ke Rp2.340 per saham.

Saham tambang emas dan batu bara milik Grup Bakrie dan Grup Salim turut menjadi kontributor penting.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement