William merinci, fungsi tersebut tercermin dari pola koreksi yang relatif terbatas dan diikuti oleh pemulihan harga. “Koreksi tipis, nanti rebound lagi untuk menopang indeks,” tutur dia.
Namun, ia juga mengingatkan investor untuk mencermati risiko aksi ambil untung, terutama pada fase awal tahun. “Aksi profit taking rawan terjadi di awal 2026,” ujar William. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.