Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melesat 217,92 persen ke Rp1.100, sementara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 210,17 persen ke Rp366 per saham. Lonjakan harga komoditas, aksi korporasi, hingga prospek perbaikan kinerja fundamental menjadi katalis utama penguatan saham-saham ini.
Peluang Reli
Pengamat pasar modal Michael Yeoh menilai saham-saham konglomerat masih berpeluang melanjutkan reli pada 2026, seiring pergeseran besar dalam struktur industri pengelolaan dana global.
Menurut dia, pasar tengah memasuki fase ketika fund pasif kian dominan dibandingkan fund aktif, baik dari sisi jumlah maupun ukuran aset kelolaan. Kondisi ini, kata Michael, membawa implikasi langsung terhadap pola alokasi investasi di pasar saham.
“Kita menyambut era di mana passive fund jumlah dan size-nya lebih besar daripada active fund,” ujarnya, pada 24 Desember 2025.
Ia menjelaskan, mayoritas fund pasif mengandalkan metode berbasis indeks dalam berinvestasi. Akibatnya, perhatian investor global akan semakin tertuju pada saham-saham yang memiliki bobot besar di indeks utama.