Sebaliknya, sektor perbankan dipandang netral karena minim katalis pertumbuhan kredit maupun inovasi yang mampu mendorong re-rating.
Sektor ritel masih dinilai menarik, seiring potensi efek lanjutan dari reli komoditas terhadap daya beli di daerah penghasil.
Namun, ketidakpastian kebijakan pemerintah turut menjadi sorotan.
Sejumlah keputusan yang dinilai inkonsisten, mulai dari kasus tambang emas Martabe, mundurnya pimpinan OJK dan BEI, hingga isu perubahan direksi bank Himbara, menambah beban sentimen pasar.
Dengan minimnya katalis di pasar obligasi dan tekanan berlanjut di pasar saham, BCA Sekuritas menyimpulkan bahwa tiga bulan ke depan akan menjadi fase yang menantang bagi IHSG, meskipun sempat mencatat reli kuat pada tiga pekan pertama Januari 2026. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.