sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Narasi MSCI di Balik Gugurnya Saham Konglomerat BUMI-PTRO Cs

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
27/01/2026 12:09 WIB
Saham-saham berkapitalisasi besar milik kelompok konglomerasi belakangan tertekan, di tengah rencana MSCI mengubah metodologi perhitungan free float.
Narasi MSCI di Balik Gugurnya Saham Konglomerat BUMI-PTRO Cs. (Foto: Freepik)
Narasi MSCI di Balik Gugurnya Saham Konglomerat BUMI-PTRO Cs. (Foto: Freepik)

Sementara itu, data KSEI mencakup kepemilikan di bawah 5 persen serta klasifikasi pemegang saham, sehingga dinilai dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai struktur kepemilikan saham.

Dalam usulannya, MSCI berencana menentukan estimasi free float berdasarkan nilai terendah antara hasil perhitungan yang mengikuti metodologi MSCI dan estimasi yang menggunakan data KSEI.

Dalam estimasi berbasis KSEI, saham script serta kepemilikan oleh korporasi dan kategori ‘others’ (lokal maupun asing) akan diklasifikasikan sebagai non-free float.

Sebagai alternatif, MSCI mengusulkan estimasi free float berdasarkan data KSEI, yaitu dengan mengklasifikasikan saham script dan kepemilikan 'korporasi' (tanpa menghitung ‘others’) sebagai non-free float.

MSCI telah menutup masukan dari publik pada 31 Desember 2025 dan akan mengumumkan hasil konsultasi sebelum 30 Januari 2026. Jika disetujui, perubahan metodologi tersebut akan diterapkan pada index review Mei 2026. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3 4 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement