Mirae Asset juga menggarisbawahi peluang dari sisi valuasi.
Sejumlah saham dinilai masih berada pada level menarik, baik dalam kategori undervalued, deep value, hingga asset play.
Saham seperti ADRO, INDF, dan PGAS masuk kategori undervalued, sementara AUTO, BBTN, dan BSDE tergolong deep value atau asset play.
Di sisi lain, saham seperti BBRI dan BMRI tetap dikategorikan sebagai blue chip standard, sedangkan CPIN dan PGEO mencerminkan premium growth story.
Nafan juga menyoroti pendekatan value Investing. “Kembali melirik saham yang secara fundamental murah namun memiliki prospek pertumbuhan (undervalued),” kata dia.
Selain itu, Nafan menekankan pentingnya strategi diversifikasi dalam menghadapi volatilitas pasar.