Setelah dikurangi beban pajak penghasilan neto sebesar USD7,5 juta, laba bersih tahun berjalan perseroan tercatat USD275,8 juta atau turun 7,2 persen secara tahunan. Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tercatat sebesar USD275,8 juta.
Dari sisi neraca, total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar USD2,95 miliar, meningkat 10,1 persen dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar USD2,68 miliar. Sementara itu, total liabilitas perseroan berhasil ditekan 17,4 persen menjadi USD972 juta hingga akhir 2025, meski masih didominasi kewajiban jangka pendek sebesar USD494,5 juta.
Adapun total aset TKIM pada akhir 2025 tercatat sebesar USD3,92 miliar atau meningkat 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi likuiditas, kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar USD113,7 juta per 31 Desember 2025, turun 37,9 persen dibandingkan posisi akhir 2024 yang mencapai USD183 juta.
(Shifa Nurhaliza Putri)