Sementara itu, aset Persada mencapai Rp265,9 miliar, tumbuh 9,8 persen dibandingkan akhir 2024 yang sebesar Rp242,1 miliar. Sementara total liabillitas naik 17 persen menjadi Rp164,1 miliar imbas kenaikan utang jangka pendek dan utang pihak berelasi yang bersifat jangka panjang.
Guna merespons pertumbuhan sektor e-commerce, perseroan lewat lini bisnis jasa kurir telah menyiapkan strategi khusus untuk meningkatkan kualitas layanan. Strategi ini mencakup pemenuhan tenaga kerja, baik kurir maupun sortir, yang masif bagi klien strategis serta akselerasi ekspansi ke berbagai wilayah baru.
Selain itu, perseroan juga akan mengoptimalisasi kolaborasi dengan PT Integrasi Jaringan Ekosistem dan PT Telemedia Komunikasi Pratama, bagian dari Surge Group untuk mendukung penyediaan tenaga kerja teknisi untuk instalasi dan tenaga penjualan serta distribusi hingga dukungan layanan pelanggan (call center).
Di bawah naungan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), Persada juga akan memperkuat kolaborasi dengan induk, termasuk untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di seluruh grup usaha INET.
(Rahmat Fiansyah)