IDXChannel - Sederet data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dirilis pekan ini memberikan sinyal dovish bagi pasar, sekaligus memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve atau The Fed berpotensi memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan Desember 2025.
Analis Stockbit menilai, kombinasi pelemahan penjualan ritel dan moderasi tekanan harga semakin mendukung argumen pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat.
Biro Sensus AS melaporkan penjualan ritel naik hanya 0,2 persen MoM pada September 2025, melambat dari 0,6 persen pada bulan sebelumnya. Capaian ini tidak hanya lebih rendah dari ekspektasi konsensus yang memperkirakan pertumbuhan 0,4 persen, tetapi juga menjadi peningkatan terlemah dalam empat bulan terakhir.
Lebih mengkhawatirkan lagi, penjualan ritel inti yang komponen penting dalam perhitungan PDB terkontraksi 0,1 persen MoM setelah tumbuh 0,6 persen pada Agustus. Angka tersebut terpaut cukup jauh dari proyeksi pasar yang menunggu peningkatan 0,3 persen.
Dari sisi harga, indeks harga produsen (PPI) AS mencatat inflasi 0,3 persen MoM pada September, selaras dengan ekspektasi, sementara PPI inti hanya naik 0,1 persen MoM atau lebih rendah dari perkiraan 0,2 persen.