Secara tahunan, PPI tercatat 2,7 persen YoY, sedikit di atas konsensus 2,6 persen, sedangkan PPI inti turun menjadi 2,6 persen YoY dari 2,9 persen pada Agustus.
Tekanan harga yang relatif terkendali ini menjadi sinyal bahwa inflasi kembali bergerak menuju target The Fed, memberi ruang bagi bank sentral untuk menurunkan suku bunga lebih cepat.
Sentimen dovish diperkuat oleh pernyataan Presiden Fed New York, John Williams, pada Jumat (21/11/2025) yang menilai kebijakan moneter saat ini masih sedikit restriktif dan membuka peluang penyesuaian dalam waktu dekat.
Komentar tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa FOMC kini lebih nyaman untuk mulai menggeser sikap kebijakan menuju fase pelonggaran.
Analisis CME FedWatch Tool menunjukkan lonjakan signifikan ekspektasi pemangkasan suku bunga. Hingga Rabu (26/11/2025), probabilitas The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember 2025 naik menjadi 82,9 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan 46,6 persen pekan lalu.