AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp14.696 per USD

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Selasa, 17 Mei 2022 15:44 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah sore ini ditutup menguat 52 poin di level Rp14.644 dari penutupan sebelumnya.
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp14.696 per USD
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp14.696 per USD

IDXChannel - Nilai tukar (kurs) rupiah sore ini ditutup menguat 52 poin di level Rp14.644 dari penutupan sebelumnya di level Rp14.696. Hal itu disinyalir karena dorongan sentimen global.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, Dolar telah melemah dari level tertinggi dua dekade karena imbal hasil obligasi AS telah mundur sedikit karena para pedagang menghitung kenaikan suku bunga jangka pendek yang agresif dari Federal Reserve AS akan menyeret pertumbuhan jangka panjang AS.

"Beberapa bukti yang menunjukkan perlambatan ekonomi AS muncul pada Senin dengan indeks manufaktur Empire State Fed New York menunjukkan penurunan mendadak selama Mei," ujar Ibrahim dalam risetnya, Selasa (17/5/2022).

Ekspektasi suku bunga global juga menjadi lebih hawkish, dengan kesenjangan antara imbal hasil riil Jerman dan AS 10-tahun menyempit lebih dari 30 basis poin pada Mei 2022 hingga saat ini. Bahkan Bank sentral di Inggris dan Australia juga telah menaikkan suku bunga.

Reserve Bank of Australia juga merilis risalah dari pertemuan kebijakan terbaru pada hari sebelumnya, dengan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G-7 akan bertemu sehari kemudian.

Investor sekarang menunggu pidato dari Ketua Fed Jerome Powell dan pembuat kebijakan Fed lainnya di kemudian hari, dengan Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker berbicara sehari kemudian.

Dari sisi sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada April 2022 surplus sebesar 7,56 miliar dolar AS. Surplus ini terjadi akibat nilai ekspor lebih tinggi, dibandingkan posisi impornya.

Pada April 2022 ekspor Indonesia menyentuh 27,32 miliar dolar AS, atau naik 3,11 persen secara month to month (mtm). Sementara posisi impor Indonesia hanya 19,76 miliar dolar AS, atau turun 10,01 persen. Surplus ini beruntun selama 24 bulan.

Jika dilihat komoditas nonmigas, penyumbang terbesar surplus pada April 2022 berasal dari lemak dan minyak hewan nabati. Kemudian diikuti oleh bahan bakar mineral. Sedangkan dilihat negara penyumbang surplus terbesar berasal dari Amerika Serikat, India dan Filipina. Sedangkan surplusnya berasal dari HS15 dan HS27.

Jika dirinci, surplus Indonesia ke Amerika Serikat mencapai 1,62 miliar dolar AS. Surplus ini berasal dari nilai ekspor Indonesia ke Australia yang mencapai 2,45 miliar dolar AS, dan impornya hanya 830 juta dolar AS. Kalau diperhatikan komoditasnya berasal dari pakaian dan aksesori diikuti alas kaki.

Selanjutnya, surplus Indonesia terbesar kedua berasal dari India mencapai 1,53 miliar dolar AS. Ini berasal dari nilai ekspor sebesar 2,10 miliar dolar AS, dan impor hanya 567 juta dolar AS. Penyumbang surplusnya diantaranya bahan bakar mineral diikuti lemak minyak hewan nabati.

Sementara, Indonesia juga mendapatkan surplus dari Filipina 977 juta dolar AS. Surplus itu berasal dari komoditas bahan bakar mineral HS27 diikuti dengan kendaraan dan bagiannya HS87.

Dalam perdagangan sore ini, mata uang garuda ditutup menguat. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.630 - Rp14.680.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD