Meskipun tren pendapatan dan permintaan tetap kuat, aksi ambil untung menunjukkan bahwa banyak investor mulai mempertanyakan berapa lama laju pertumbuhan saat ini dapat berlanjut.
“Pertanyaannya sekarang adalah apakah ini akan menjadi peluang ‘buy the dip’ lainnya, atau apakah laju penjualan akan meningkat karena semua orang bergegas keluar pada saat yang bersamaan,” tambahnya," kata Analis Trade Nation, David Morrison, kepada Bloomberg.
Menurut Analis Edward Jones, Angelo Kourkafas, investor tetap perlu mempertahankan eksposur di sektor AI, sembari melakukan diversifikasi.
"Investor harus mempertahankan eksposur terhadap tema AI, tetapi juga melakukan diversifikasi, dengan mempertimbangkan sektor siklikal, investasi bergaya nilai, hingga saham internasional," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)