sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Konglomerat Unjuk Gigi Lagi, Masih Jauh dari ATH Jelang FTSE dan MSCI

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
02/04/2026 07:01 WIB
Saham-saham konglomerat menggeliat pada Rabu (1/4/2026) seiring pemulihan sentimen geopolitik global terkait sinyal deeskalasi konflik Timur Tengah.
Saham Konglomerat Unjuk Gigi Lagi, Masih Jauh dari ATH Jelang FTSE dan MSCI. (Foto: Freepik)
Saham Konglomerat Unjuk Gigi Lagi, Masih Jauh dari ATH Jelang FTSE dan MSCI. (Foto: Freepik)

Perlu dicatat, level ATH BNBR, BUMI, dan ENRG berasal dari periode sebelum krisis finansial global 2008 saat saham-saham Grup Bakrie sempat melesat tinggi sebelum akhirnya rontok akibat tekanan krisis dan restrukturisasi utang.

Kini, BUMI dan BRMS dikendalikan bersama oleh Grup Bakrie dan Grup Salim.

BRI Danareksa Sekuritas menilai penguatan IHSG pada Rabu (1/4) sejalan dengan reli mayoritas bursa Asia yang mencerminkan perubahan cepat menuju mode risk-on di pasar global.

Deeskalasi Timur Tengah menjadi katalis utama setelah pasar merespons positif sinyal diplomatik Iran dan potensi penarikan pasukan Amerika Serikat dalam beberapa minggu ke depan.

BRI Danareksa menyebut rally saat ini masih bersifat sentiment-driven dan liquidity-driven, sehingga keberlanjutannya sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan arus dana asing.

Di sisi lain, pasar saham Indonesia kini berada dalam fase penentuan menjelang pengumuman FTSE dan MSCI pada April-Mei 2026.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement