sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Konglomerat Unjuk Gigi Lagi, Masih Jauh dari ATH Jelang FTSE dan MSCI

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
02/04/2026 07:01 WIB
Saham-saham konglomerat menggeliat pada Rabu (1/4/2026) seiring pemulihan sentimen geopolitik global terkait sinyal deeskalasi konflik Timur Tengah.
Saham Konglomerat Unjuk Gigi Lagi, Masih Jauh dari ATH Jelang FTSE dan MSCI. (Foto: Freepik)
Saham Konglomerat Unjuk Gigi Lagi, Masih Jauh dari ATH Jelang FTSE dan MSCI. (Foto: Freepik)

Pengumuman dari lembaga pengelola indeks global MSCI terkait investabilitas Indonesia di awal 2026 sempat mengguncang pasar keuangan domestik dan memicu kekhawatiran arus keluar dana asing dalam jumlah besar.

Dalam laporan Global Investment Strategy - March 2026, JP Morgan menyebut pasar saham Indonesia mengalami awal tahun yang bergejolak setelah pengumuman MSCI tersebut.

IHSG tercatat mengalami penurunan sekitar 21 persen dari level tertinggi sepanjang masa hingga 30 Maret 2026, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status pasar Indonesia dan risiko keluarnya dana asing dalam skala besar.

Pengamat pasar modal Michael Yeoh mengatakan regulator pasar modal saat ini bergerak cepat untuk memastikan Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market.

“Kita lihat regulator baik dari OJK maupun BEI amat proaktif dalam memfinalkan proposal ke MSCI,” ujar Michael, Rabu (1/4/2026).

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement