Kenaikan serupa terjadi pada saham PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) yang menguat 2,72 persen dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang bertambah 2,55 persen.
Sementara itu, kontrak berjangka (futures) nikel menguat 3,6 persen ke USD17.393 per ton pada Rabu (19/2).
Sebelumnya, harga sempat mendekati USD18.000 per ton pekan lalu seiring pemerintah memangkas tajam produksi di PT Weda Bay Nickel, tambang nikel terbesar di dunia yang berlokasi di Indonesia. Langkah tersebut memicu lonjakan harga di tengah ekspektasi pengetatan pasokan.
Namun, sebagian investor mulai meninjau kembali skala dan waktu pembatasan produksi tersebut. Aksi penyesuaian posisi oleh spekulan turut memicu koreksi harga.
Sementara itu, permintaan musiman di China menjelang Tahun Baru Imlek memperlambat aktivitas perdagangan fisik, sehingga semakin membatasi dukungan bagi harga.