Kiwoom menilai potensi El Niño berkembang menjadi episode “super” pada akhir tahun dapat memberikan dukungan tambahan terhadap harga CPO dan kinerja emiten perkebunan Indonesia menjelang musim laporan keuangan kuartal III-2026.
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Kiwoom melihat tekanan pada September lebih sebagai fase konsolidasi dalam tren re-rating yang lebih besar.
Kiwoom masih mempertahankan target IHSG akhir 2026 di kisaran 7.250-7.700, dengan catatan lima uji re-rating terus menunjukkan perkembangan menjelang review MSCI pada November 2026.
Kiwoom juga mencatat pola historis ketika IHSG menguat pada Agustus lalu melemah pada September terjadi dalam enam dari sembilan tahun terakhir.
Namun, periode pelemahan tersebut secara historis juga membuka peluang akumulasi menjelang reli pada Oktober-Desember.