AALI
10000
ABBA
212
ABDA
0
ABMM
825
ACES
1425
ACST
254
ACST-R
0
ADES
1640
ADHI
1050
ADMF
8000
ADMG
162
ADRO
1185
AGAR
414
AGII
1035
AGRO
880
AGRO-R
0
AGRS
545
AHAP
68
AIMS
510
AIMS-W
0
AISA
256
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
560
AKRA
3130
AKSI
755
ALDO
815
ALKA
240
ALMI
236
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.85
-1.35%
-6.35
IHSG
5833.86
-1.76%
-104.49
LQ45
869.49
-1.52%
-13.44
HSI
28194.09
0.59%
+166.49
N225
27824.83
-0.92%
-259.64
NYSE
16415.36
1.45%
+233.76
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,280
Emas
850,841 / gram

Summarecon (SMRA) Cetak Laba Rp179 T di 2020, Turun 65 Persen

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 07 April 2021 09:13 WIB
Summarecon Agung hanya meraih laba bersih Rp179,83 miliar atau lebih rendah 65,07 persen dibandingkan raihan laba di 2019 sebesar Rp514,98 miliar.
Summarecon (SMRA) Cetak Laba Rp179 T di 2020, Turun 65 Persen. (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) hanya meraih laba bersih Rp179,83 miliar atau lebih rendah 65,07 persen dibandingkan raihan laba di 2019 sebesar Rp514,98 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp5,02 trilliun atau turun 15,34 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp5,94 triliun, dengan laba per saham dasar Rp12,47.

Adapun pendapatan perseroan terdiri atas pengembang properti, properti investasi dan lain-lain. Pengembang properti tercatat Rp3,66 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp3,61 triliun; properti investasi tercatat Rp893,63 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,59 triliun dan pendapatan lain-lain tercatat Rp466,45 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp725,72 miliar.

SMRA mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan dan beban langsung di tahun 2020 menjadi Rp2,73 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,09 triliun. Beban penjualan juga mengalami penurunan menjadi Rp275,47 miliar dari sebelumnya Rp354,46 miliar dan beban umum dan administrasi menurun menjadi Rp746,61 miliar dari sebelumnya Rp915,46 miliar.

Kas neto diperoleh digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp22,93 miliar, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp479,43 miliar dan kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tercatat Rp494,42 miliar.

Summarecon Agung mencatatkan liabilitas sebesar Rp15,83 triliun dan ekuitas sebesar Rp9,08 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp24,92 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp24,44 triliun. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD