sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Turun 11 Persen, Pendapatan Jababeka Jadi Rp1,11 Triliun di Semester I 2021

Market news editor Indah Mulyani
30/08/2021 17:00 WIB
Pendapatan PT Jababeka Tbk (“KIJA”) di semester I 2021 dibukukan sebesar Rp 1.116,5 miliar.
Turun 11 Persen, Pendapatan Jababeka Jadi Rp1,11 Triliun di Semester I 2021 (Dok.MNC Media)
Turun 11 Persen, Pendapatan Jababeka Jadi Rp1,11 Triliun di Semester I 2021 (Dok.MNC Media)


Pilar Leisure & Hospitality membukukan peningkatan pendapatan menjadi Rp 49,7 miliar pada semester
pertama 2021, dari Rp 40,3 miliar di tahun sebelumnya. Peningkatan ini merupakan terutama hasil dari
kinerja subsegmen golf dan pariwisata. Segmen golf berkontribusi 65% terhadap total pendapatan pilar
Leisure & Hospitality di semester pertama tahun 2021.

Pendapatan berulang yang dihasilkan dari bisnis infrastruktur sebesar 56% dari total pendapatan pada
semester pertama tahun 2021, dibandingkan dengan 44% pada semester pertama tahun 2020. Kontribusi
yang lebih tinggi ini terutama disebabkan oleh berkurangnya kontribusi dari pilar Land Development &
Property pada semester 1 2021 dibandingkan tahun sebelumnya.
Laba kotor Perseroan turun 12% menjadi Rp 435,9 miliar di semester pertama tahun 2021, sejalan dengan
penurunan pendapatan. Pada saat yang sama, marjin laba kotor konsolidasi Perseroan untuk paruh
pertama tahun 2021 tercatat sebesar 39%, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan 40% pada semester
1 2020.

KIJA membukukan rugi bersih sebesar Rp 105,6 miliar pada semester pertama tahun 2021 dibandingkan
rugi bersih sebesar Rp 12,4 miliar pada periode yang sama tahun 2020. Penyebab utama kerugian ini
disebabkan oleh pergerakan selisih kurs dimana Perseroan membukukan rugi selisih kurs sebesar Rp 112,5 miliar pada semester 1 2021 dibandingkan rugi selisih kurs sebesar Rp 66,1 miliar di periode yang sama tahun 2020.

EBITDA Perseroan pada semester pertama tahun 2021 tercatat sebesar Rp 330,5 miliar, turun 12%
dibandingkan Rp 375,2 miliar pada semester 1 2020, sebagian besar sejalan dengan penurunan
pendapatan dan laba kotor. Dalam hal penjualan real estat secara marketing, Perseroan mencatat Rp 526,0 miliar pada semester I 2021, lebih dari dua kali lipat dibandingkan Rp 255,5 miliar pada semester 1 2020.

Marketing sales dari Cikarang menyumbang 74%, Kendal dan lain-lain 26%. Penjualan dari produk industri (tanah dan tanah dengan standar bangunan pabrik) memberikan kontribusi sebesar 73%, sedangkan segmen residensial/komersial dan lainnya memberikan kontribusi sisanya sebesar 27%.

(IND) 

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement