Pasar ekuitas AS mendapat sedikit penghiburan dari penurunan lebih lanjut harga minyak setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan optimisme tentang kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan di Timur Tengah. Harga minyak Brent berjangka turun 4,8 persen menjadi USD84,09 per barel.
Pasar kini mengalihkan fokus ke Federal Reserve (The Fed), yang akan segera mengumumkan keputusan kebijakan moneternya.
Sebagian besar investor memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga di 3,50-3,75 persen untuk pertemuan kelima berturut-turut.
Inflasi konsumen AS melambat menjadi 3,5 persen secara tahunan bulan lalu, tetapi diperkirakan akan naik lagi karena fluktuasi harga minyak akibat perang Trump terhadap Iran, yang kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir.
Meskipun pasar memperkirakan Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga, ketidakpastian seputar hasil pertemuan tersebut tidak biasa.
Hal itu dipicu oleh penolakan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, untuk secara terbuka menyampaikan pandangannya tentang prospek ekonomi, bagian dari reformasi yang diusulkannya untuk mengurangi jumlah panduan kebijakan ke depannya.
(Dhera Arizona)