Namun, harga minyak mentah tetap berada di jalur naik. Harga minyak mencatat kenaikan lebih dari 18 persen dalam dua minggu terakhir, dengan kontrak berjangka minyak mentah Brent maupun West Texas Intermediate (WTI) AS sama-sama menembus level USD100 per barel minggu ini—kali pertama sejak akhir Mei.
Lonjakan harga minyak ini dipicu oleh kembali memanasnya ketegangan militer antara AS dan Iran setelah kebuntuan selama berminggu-minggu terkait kendali atas Selat Hormuz. Bentrokan antara kedua pihak dalam beberapa hari terakhir tercatat sebagai yang paling intens sejak konflik bermula pada akhir Februari, sehingga memicu kekhawatiran akan gangguan berkepanjangan pada arus pasokan energi. (Febrina Ratna Iskana)