sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Soft Saving: Cara Menabung ala Gen Z, Bebas Tekanan dan Tetap Bisa Nikmati Hidup

Milenomic editor Mei Sada
05/01/2026 15:14 WIB
Soft saving memungkinkan Gen Z untuk menabung dan tetap punya ruang untuk menikmati hal-hal kecil dalam kehidupannya.
Soft Saving: Cara Menabung ala Gen Z, Bebas Tekanan dan Tetap Bisa Nikmati Hidup. (Foto: Istimewa)
Soft Saving: Cara Menabung ala Gen Z, Bebas Tekanan dan Tetap Bisa Nikmati Hidup. (Foto: Istimewa)

Tren ini populer di kalangan Gen Z, karena generasi ini tak hanya ingin stabil secara finansial, tetapi juga menjaga kesehatan mental dan kualitas hidupnya. Soft saving memungkinkan mereka untuk menabung dan tetap punya ruang untuk menikmati hal-hal kecil.

Jika menabung tradisional biasanya menggunakan cara disiplin yang ketat seperti tentukan persentase tetap dari gaji, kurangi semua pengeluaran yang dirasa “tidak perlu”, dan fokus pada tujuan masa depan yang jauh, maka soft saving lebih realistis. 

Berikut ini adalah prinsip dalam soft saving

  • Menabung tanpa rasa bersalah saat ingin membeli sesuatu yang membuat bahagia
  • Membagi tabungan berdasarkan tujuan tanpa tekanan besar
  • Menutup kebutuhan masa depan sekaligus memperhatikan kebahagiaan saat ini

Sedangkan cara menabung ala Gen Z ini, dapat dilakukan dengan cara seperti:

  • Menyisihkan jumlah tetap setiap bulan berdasarkan kemampuan (tanpa dipaksakan terlalu besar)
  • Membuat kategori tabungan yang jelas, misalnya tabungan darurat, liburan, hobi
  • Memberi ruang sisa dalam budgeting (di luar kebutuhan dasar), untuk hal-hal yang membuat hidup terasa lebih menyenangkan 

Dengan cara ini menabung tidak terasa seperti beban, dan mudah dipertahankan dalam jangka panjang. Cara ini sangat cocok untuk Gen Z karena tidak memberi tekanan, budgeting-nya lebih fleksibel, dan tetap memperhatikan kesejahteraan mental.

Soft saving bukan sekadar tren, tetapi bukti pergeseran cara pandang Generasi Z terhadap uang dan hidup. Soft Saving tidak mengikuti aturan yang kaku dan membuat stres, dan menggunakan cara yang lebih ramah, realistis, dan bisa bertahan dalam jangka panjang.

(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement