Kapolda juga memastikan bahwa Polda Riau tidak tinggal diam dalam menyikapi peristiwa tersebut.
Sejak awal kejadian, Kapolres Rokan Hilir bersama Wakil Bupati telah turun langsung ke lokasi untuk meredam situasi dengan mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat berdialog.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya cepat untuk menenangkan masyarakat sekaligus mencegah eskalasi lanjutan.
“Kami bergerak cepat sejak awal. Kapolres bersama Wakil Bupati sudah turun langsung ke lapangan, mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk berdialog dan meredam situasi. Ini bagian dari pendekatan yang kami lakukan agar kondisi segera kondusif,” jelasnya.
Kapolda menambahkan, langkah penanganan tidak berhenti di situ. Pada hari ini, jajaran Polda Riau bersama pemerintah daerah kembali bergerak ke lokasi untuk memastikan stabilitas benar-benar terjaga.
“Wakapolda Riau, Irwasda, Kabid Propam bersama Bupati hari ini juga menuju Panipahan untuk memastikan seluruh langkah penanganan berjalan optimal, melakukan pengawasan langsung di lapangan, serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kehadiran pimpinan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan pengendalian situasi, evaluasi menyeluruh, serta memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa situasi tetap terkendali, tidak ada eskalasi lanjutan, serta seluruh permasalahan ditangani secara komprehensif, baik dari sisi keamanan, penegakan hukum, maupun pendekatan sosial,” lanjut Kapolda.