Konsumen hanya perlu membayar biaya langganan baterai sebesar Rp125.000 per bulan. Menariknya, jika penggunaan di bawah 700 km per bulan, biaya pemakaian digratiskan.
“Ini adalah sebuah terobosan baru, menjadi opsi kepemilikan motor listrik di Indonesia, dan juga sesuai dengan kebutuhan konsumen,” kata Adit.
Adit lalu menjelaskan bahwa perusahaan menyediakan dua opsi pembelian bagi konsumen, yakni pembelian putus dengan hak milik baterai sepenuhnya atau pembelian unit dengan skema sewa baterai.
“Harganya sebenarnya ada dua opsi. Kalau hak milik baterai itu harganya Rp35,5 juta (OTR). Nah, kalau dengan sewa baterai, harganya nanti cuma bayar sekitar Rp20,5 juta,” ujarnya.
Terkait ketersediaan unit, Alva memastikan konsumen sudah bisa melakukan test ride mulai pekan ini. Sementara untuk proses distribusi unit ke tangan konsumen, akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
“Untuk pengiriman pertama kira-kira di minggu pertama bulan Maret,” tutup Adit.
(Nadya Kurnia)