Namun di sisi lain, banyaknya mahasiswa dan pekerja asing dikhawatirkan memberikan tekanan berlebih pada pasar perumahan.
Sebelumnya, Australia meningkatkan jumlah migrasi tahunannya di 2022 untuk membantu bisnis dan merekrut staf usai pembatasan pandemi Covid-19. Ternyata banyaknya imigrasi itu memperburuk kondisi pasar perumahan.
Partai Buruh berhadap dengan adanya pembatasan mahasiswa asing itu mengembalikan jumlah migrasi sementara ke tingkat sebelum pandemi.
Menurut ABC News, sekitar 60.000 lebih visa pendidikan tinggi diberikan pada 2023 sampai 2024.