Dia mengatakan, bawah pemerintahan menyediakan jalur alternatif untuk mendukung mobilitas darat masyarakat dari Bireuen ke Bener Meriah atau sebaliknya.
"Bireuen ke Bener Meriah juga sudah terhubung meskipun ada beberapa titik jembatan yang masih dalam proses perbaikan tetapi ada jalur alternatif sehingga secara fungsional ini sudah bisa dilalui," kata dia.
Lebih lanjut, dia menyampaikan jumlah ruas jalan terdampak pasca bencana terdapat 38 titik. Kini dua ruas Jalan alternatif berada di Bts. Bireuen/Bener Meriah - Bener Meriah/Aceh Tengah (Jalan Alternatif di Jembatan Putus Weihni Enang-Enang dan Jamur Ujung) dan Genting Gerbang - Sp. Uning (Jalan Alternatif di Jembatan Putus Titi Merah).
"Seperti kita lihat, untuk jumlah ruas jalan terdampak itu semua sudah dikerjakan meskipun masih ada dua fungsional alternatif, tapi fungsional itu sudah 100 persen," tuturnya.
Lalu, 16 jembatan yang sebelumnya putus, kini yang telah diperbaiki berjumlah 12. Sementara empat jembatan fungsional melalui Jalan Alternatif: Weihni Enang-Enang, Jamur Ujung, Titi Merah, Kr. Beutong.