“Bandar antariksa bukan hanya lokasi peluncuran, tetapi juga merupakan simpul utama ekosistem antariksa nasional yang akan memperkuat kemampuan Indonesia dalam menyediakan layanan peluncuran satelit dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap dia.
Di sisi lain, Arif menuturkan bahwa Bandar Antariksa Nasional dapat membuat Indonesia tidak bergantung kepada negara lain dalam hal peluncuran satelit.
Justru sebaliknya, Indonesia bisa saja menjadi penyedia jasa layanan peluncuran satelit bagi negara-negara sahabat dan tetangga. Sehingga, memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi negara.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pembangunan Bandar Antariksa ini menjadi salah satu poin yang dibahas oleh Presiden Prabowo dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada hari kemarin.
“Dilangsungkan penandatanganan MoU antara BRIN dengan otoritas antariksa di India. Dan interaksi BRIN dengan India semakin kuat. Apalagi setelah kemarin ditandatangani kerja sama serta pembicaraan tingkat tinggi antara dua pimpinan negara,” ungkap Arif.