Molly Tea dikabarkan berencana untuk mengajukan banding, sementara Louis Vuitton tidak mengumumkan pernyataan apa pun soal kasus gugatan ini.
Kasus gugatan logo Louis Vuitton ini menjadi perdebatan panas di media sosial di China. Sebagian pengguna berpendapat bahwa kedua brand ini bekerja di industri yang jauh berbeda. Selain itu, logo yang diklaim Louis Vuitton itu juga mirip dengan gambar bunga pada lukisan-lukisan kuno di China.
Molly Tea adalah brand milk tea yang didirikan pada 2021. Meskipun masih baru, Molly Tea telah membuka 2.000 gerai di seluruh dunia. Selain di China, Molly Tea berhasil membuka cabang di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Inggris, Thailand, hingga Indonesia.
(Nadya Kurnia)