Market Watch
Last updated : 16:15 WIB 31/05/2023

Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes

Major Indexes
  • IHSG
  • 6,633.26
  • -3.16
  • -0.05%
  • LQ45
  • 949.67
  • +6.57
  • +0.7%
  • IDX30
  • 494.61
  • +4.07
  • +0.83%
  • JII
  • 530.52
  • -7.10
  • -1.32%
  • HSI
  • 18,949.94
  • +733.03
  • +4.02%
  • NYSE
  • 15,031.08
  • +143.94
  • +0.97%
  • STI
  • 3,166.30
  • +7.50
  • +0.24%
Currencies
  • USD-IDR
  • 14,990
  • 0.00%
  • 0
  • HKD-IDR
  • 7
  • 0.00%
  • 0
Commodities
  • Emas
  • 943,493
  • -0.08%
  • -786
  • Minyak
  • 1,028,614
  • -1.21%
  • -12,592

Kejagung Kembali Periksa Direktur Sarana Global dalam Kasus Dugaan Korupsi Bakti Kominfo

News
Erfan Ma'ruf
21/03/2023 18:02 WIB
Kejagung kembali memeriksa Direktur PT Sarana Global Indonesia berinisial BEA pada Selasa (21/3/2023) terkait perkara dugaan korupsi BAKTI Kominfo.
Kejagung Kembali Periksa Direktur Sarana Global dalam Kasus Dugaan Korupsi Bakti Kominfo. (Foto: MNC Media)
Kejagung Kembali Periksa Direktur Sarana Global dalam Kasus Dugaan Korupsi Bakti Kominfo. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tim Jaksa Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa Direktur PT Sarana Global Indonesia berinisial BEA pada Selasa (21/3/2023).

BEA diperiksa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020-2022.

Ini merupakan kedua kalinya BEA dalam kasus dugaan korupsi BAKTI Kominfo 2020 - 2022. "BEA diperiksa selaku Direktur Utama PT Sarana Global Indonesia," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulis pada Selasa (21/3/2023).

Lebih lanjut, Ketut mengatakan Tim Jampidsus Kejagung juga melakukan pemeriksaan terhadap dua orang lainnya yakni SSS selaku Direktur PT Waradana Yusa Abadi dan MEK selaku Karyawan PT Huawei Tech Investment. 

Halaman : 1 2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis IDX Channel tidak terlibat dalam materi konten ini.