Oleh karena itu, lanjut Puan, DPR RI meyakini bahwa sinergi yang erat antara lembaga legislatif dan eksekutif merupakan modal penting dalam memperkuat kerja sama antarnegara di tengah dinamika global.
Menurutnta, diplomasi parlemen tidak hanya melengkapi diplomasi pemerintah, tetapi juga memperluas ruang dialog, membangun saling pengertian, memperkuat kepercayaan, serta mendorong lahirnya dukungan politik bagi berbagai agenda kerja sama bilateral maupun multilateral yang menjadi kepentingan bersama.
"DPR RI mengapresiasi Parlemen India yang telah membentuk India-Indonesia Parliamentary Friendship Group pada bulan Februari yang lalu, yang kami harapkan akan bekerja sama erat dengan Grup Kerja Sama Bilateral DPR RI-Parlemen India yang dibentuk pada Januari 2025," kata Puan.
"Selain melalui mekanisme Friendship Group bilateral, DPR RI siap memperkuat kerja sama dengan Parlemen India di berbagai forum parlemen regional dan multilateral. Kami berharap, kerja sama kedua parlemen kita semakin berorientasi memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat kedua negara," lanjutnya.
Lebih lanjut, Puan menilai, kunjungan kenegaraan Narendra akan membawa banyak manfaat bagi kedua negara. Apalagi meningkatnya kemitraan Indonesia dengan India ke tataran yang lebih strategis.
"Kami berharap kerja sama ekonomi kedua negara bergerak lebih dari sekadar peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga penciptaan nilai tambah, hilirisasi industri, transfer teknologi, serta penguatan rantai pasok regional," kata Puan.
(Nur Ichsan Yuniarto)