Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan pembongkaran tiang monorel ini diprioritaskan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Sementara untuk kawasan Senayan, Pemprov DKI memilih opsi pemanfaatan agar aset yang ada tetap memiliki nilai guna.
“Kalau ini sudah berjalan dengan baik, yang di Senayan memang beberapa pasti akan kami bongkar, tetapi beberapa akan kami sisakan untuk videotron dan sebagainya, untuk reklame. Jadi harus dimanfaatkan,” kata Pramono.
Pramono menilai pemanfaatan tiang monorel sebagai videotron dan reklame lebih bermanfaat dibandingkan seluruhnya dibongkar. Selain menghindari pemborosan, langkah itu diharapkan bisa memberikan nilai ekonomi bagi daerah.
(Nur Ichsan Yuniarto)