Pramono mengaku, kenaikan harga Transjabodetabek itu dilakukan karena subsidi yang diberikan terlalu besar ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta. Oleh karenanya, kenaikan harga dinilai bisa mengurangi beban subsidi itu.
"Perlu penyesuaian karena memang subsidinya terlalu besar," katanya.
Sementara itu, khusus tarif baru rute Blok M-Bandara Soetta tentunya akan lebih mahal ketimbang layanan Transjabodetabek lainnya.
Sebab rute tersebut menempuh jarak yang jauh ditambah biaya parkir di Bandara yang terbilang mahal.
(Nur Ichsan Yuniarto)