sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Polisi Siapkan One Way Nasional Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Gelombang 2

News editor Puteranegara
28/03/2026 12:00 WIB
Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas (lalin) dalam menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang kedua.
Polisi Siapkan One Way Nasional Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Gelombang 2. (Foto Istimewa)
Polisi Siapkan One Way Nasional Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Gelombang 2. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas (lalin) dalam menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang kedua.

Agus mengungkapkan, sejauh ini telah dilakukan One Way lokal tahap pertama dari KM 132 Tol Cipali, kemudian dilanjutkan tahap kedua dari KM 263 Tol Pejagan. Kebijakan ini dinilai efektif dalam mengurai arus kendaraan yang datang dari arah timur menuju Jakarta.

"Hari Jumat, 27 Maret 2027, kami telah dua kali melakukan manajemen lalu lintas. Yang pertama adalah One Way Lokal Tahap Pertama Presisi dari KM 132 Tol Cipali, kemudian dilanjutkan tahap kedua dari KM 263 Pejagan. Langkah ini cukup efektif dalam mengelola arus kendaraan dari arah timur," kata Agus di KM 48 Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (28/3/2026).

Selain itu, skema contraflow juga diterapkan di sejumlah titik, khususnya di ruas KM 70 hingga KM 55 Tol Cikampek. Penambahan lajur dilakukan secara bertahap sejak Jumat hingga sore hari, menyesuaikan dengan peningkatan volume kendaraan di lapangan.

“Secara umum kondisi lalu lintas masih terkendali. Di ruas Cipali hingga rest area, situasi dapat dikelola dengan baik meskipun terjadi peningkatan arus,” ujar Agus.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, bangkitan arus kendaraan masih cukup tinggi. Oleh karena itu, Korlantas tengah menyiapkan skenario lanjutan berupa One Way tahap ketiga. 

Opsi yang dipertimbangkan antara lain penerapan One Way Nasional Presisi dari KM 414 Tol Kalikangkung atau perpanjangan one way lokal hingga Batang, Jawa Tengah, tergantung pada volume kendaraan yang masuk ke Jakarta.

“Keputusan akan diambil berdasarkan evaluasi perkembangan arus,” kata dia.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement