sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prabowo Respons soal Kritik Kabinet Gemuk: Negara Kita Besar, Sebesar Eropa

News editor Binti Mufarida
31/08/2026 12:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik terhadap kabinet pemerintahannya yang pernah disebut gemuk dan tidak efisien.
Prabowo Respons soal Kritik Kabinet Gemuk: Negara Kita Besar, Sebesar Eropa. (Foto Tangkapan Layar)
Prabowo Respons soal Kritik Kabinet Gemuk: Negara Kita Besar, Sebesar Eropa. (Foto Tangkapan Layar)

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintahannya tetap melakukan efisiensi. Dia mencontohkan langkah pemerintah menutup Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai tidak menguntungkan dan memiliki kinerja buruk.

“Dalam kurang dua tahun pemerintahan yang saya pimpin, kita telah menutup 290 BUMN yang tidak menguntungkan, yang tidak punya kinerja baik, yang rugi kita tutup 290 BUMN. Dengan 290 BUMN kita telah menghemat Rp50 triliun, Rp50 triliun,” kata dia.

Prabowo bahkan mengatakan pemerintah akan kembali menutup ratusan BUMN hingga akhir 2026. “Dan pemerintah yang saya pimpin, Desember 31, 2026 kami akan menutup lagi paling sedikit 700 lagi yang kami akan tutup. Jadi nanti hanya tinggal mungkin 250 BUMN. Tinggal 200-250,” katanya.

Prabowo menegaskan, langkah tersebut diharapkan dapat menghemat anggaran hingga Rp100 triliun dari biaya rutin atau overhead, termasuk gaji direksi dan komisaris. “Berarti harapan saya kita bisa menghemat Rp100 triliun dari overhead, dari biaya rutin, gaji direksi, gaji komisaris,” ujarnya.

Prabowo juga menyebut efisiensi dilakukan di berbagai bidang. Bahkan, penghematan pemerintah saat ini telah mendekati Rp300 triliun setiap tahun.

“Penghematan kita di berbagai bidang sudah mendekati tiap tahun lebih dari Rp200 triliun, mendekati Rp300 triliun tiap tahun. Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat. Ini yang kita pakai,” katanya.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement