sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi Bahas Penerapan QRIS di India

News editor Riyan Rizki Roshali
07/07/2026 15:51 WIB
Kedua negara terus memperkuat kerja sama di sektor keuangan. Salah satunya melalui kemajuan pembahasan implementasi sistem pembayaran lintas batas berbasis QR.
Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi Bahas Penerapan QRIS di India
Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi Bahas Penerapan QRIS di India

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan India untuk memperkuat kerja sama ekonomi sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral. 

Hal tersebut disampaikan dalam joint press statement bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi usai pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Prabowo mengatakan, kedua negara berkomitmen meningkatkan perdagangan bilateral secara signifikan melalui percepatan pembahasan Indonesia–India Trade Agreement. 

Selain itu, Indonesia dan India juga akan mendorong peninjauan peningkatan (upgrading) ASEAN–India Trade in Goods Agreement (AITIGA) guna memperkuat hubungan perdagangan kedua negara.

"Kedua negara memandang kerja sama ekonomi sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral. Untuk itu, kami berkomitmen meningkatkan perdagangan bilateral secara signifikan melalui percepatan pembahasan Indonesia–India Trade Agreement dan peninjauan peningkatan (upgrading) ASEAN–India Trade in Goods Agreement," kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan, kedua negara terus memperkuat kerja sama di sektor keuangan. Salah satunya melalui kemajuan pembahasan implementasi sistem pembayaran lintas batas berbasis QR (cross-border QR payment) antara Indonesia dan India salah satunya QRIS.

Menurutnya, sistem pembayaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan kedua negara.

"Guna memperkuat kerja sama sektor keuangan, kami menyambut baik kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR (cross-border QR payment) antara Indonesia dan India," kata Prabowo.

"Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan," lanjut Prabowo.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement